Kamis, 11 April 2019

Vektor

Hasil gambar untuk Matematika

Vektor satuan adalah suatu vektor yang ternormalisasi, yang berarti panjangnya bernilai 1. Umumnya dituliskan dalam menggunakan topi (bahasa Inggris: Hat), sehingga:  dibaca "u-topi" ('u-hat').
Suatu vektor ternormalisasi  dari suatu vektor u bernilai tidak nol, adalah suatu vektor yang berarah sama dengan u, yaitu:
di mana ||u|| adalah norma (atau panjang atau besar) dari u. Istilah vektor ternormalisasi kadang-kadang digunakan sebagai sinonim dari vektor satuan. Dalam gaya penulisan yang lain (tidak menggunakan huruf tebal) adalah dengan menggunakan panah di atas suatu variabel, yaitu
Di sini  adalah vektor yang dimaksud dan  adalah besarnya.

Posisi vektor[sunting | sunting sumber]

Panjang vektor[sunting | sunting sumber]

Berada di 
Panjang vektor a dalam posisi  adalah 
Panjang vektor b dalam posisi  adalah 
Panjang vektor c dalam posisi  dan  adalah 
Berada di 
Panjang vektor a dalam posisi  adalah 
Panjang vektor b dalam posisi  adalah 
Panjang vektor c dalam posisi  dan  adalah 

Vektor satuan[sunting | sunting sumber]

Operasi aljabar pada vektor[sunting | sunting sumber]

  • Penjumlahan dan pengurangan
terdiri dari 2 aturan jenis yaitu aturan segitiga dan jajar genjang
  • Perkalian
  1. skalar dengan vektor
Jika k skalar tak nol dan vektor  maka vektor 
  1. titik dua vektor
Jika vektor  dan vektor  maka 
  1. titik dua vektor dengan membentuk sudut
Jika  dan  vektor tak nol dan sudut  diantara vektor  dan  maka perkalian skalar vektor  dan  adalah  = 
  1. silang dua vektor
Jika vektor  dan vektor  maka 

Operasi aljabar pada vektor[sunting | sunting sumber]

  • Penjumlahan dan pengurangan
terdiri dari 2 aturan jenis yaitu aturan segitiga dan jajar genjang
  • Perkalian
  1. skalar dengan vektor
Jika k skalar tak nol dan vektor  maka vektor 
  1. titik dua vektor
Jika vektor  dan vektor  maka 
  1. titik dua vektor dengan membentuk sudut
Jika  dan  vektor tak nol dan sudut  diantara vektor  dan  maka perkalian skalar vektor  dan  adalah  = 
  1. silang dua vektor
Jika vektor  dan vektor  maka 
  1. silang dua vektor dengan membentuk sudut
Jika  dan  vektor tak nol dan sudut  diantara vektor  dan  maka perkalian skalar vektor  dan  adalah  = 

Sifat operasi aljabar pada vektor[sunting | sunting sumber]

Hubungan vektor dengan vektor lain[sunting | sunting sumber]

  • Perkalian titik
Saling tegak lurus
Jika tegak lurus antara vektor  dengan vektor  maka
Sejajar
Jika vektor  sejajar dengan vektor  maka
  • Perkalian silang
Saling tegak lurus
Jika tegak lurus antara vektor  dengan vektor  maka
Jika  maka dua vektor tersebut searah
Jika  maka vektor saling berlawanan arah
Sejajar
Jika vektor  sejajar dengan vektor  maka

Sudut dua vektor[sunting | sunting sumber]

Jika vektor  dan vektor  sudut yang dapat dibentuk dari kedua vektor tersebut adalah 

Panjang proyeksi dan proyeksi vektor[sunting | sunting sumber]

Panjang proyeksi vektor  pada vektor  adalah 
Proyeksi vektor  pada vektor  adalah 

Perbandingan[sunting | sunting sumber]

Aturan jajar genjang
Posisi vektor
Berada di 
Berada di 
Satu garis
Perbandingan posisi dalam adalah m:n
Perbandingan posisi luar adalah m:-n

0 komentar:

Posting Komentar